Selamat Tahun Baru 2012 !
Semoga di tahun yang baru ini kita diberkahi dengan kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bersama dengan keluarga dan orang-orang terkasih.
Tidak terasa sudah lebih dari 1,000 hari saya tidak menyapa blog ini. Mumpung liburan tahun baru masih tersisa, saya ingin berbagi tentang Project Cikarang Dry Port yang saya ikuti sejak 19 April 2007, selanjutnya disingkat jadi CDP.
Saat saya bergabung, CDP adalah mimpi besar yang sudah lama ingin dijalankan tetapi belum menemukan cara yang tepat untuk merealisasikannya. Ide dari founder sederhana dan mulia, menyediakan sarana bagi perusahaan industri di Kawasan Industri dalam melakukan kegiatan ekspor impor dan membantu Pelabuhan Tanjung priok yang semakin padat.
Saya mengajukan diri ikut di project ini karena 3 hal. Pertama, salah satu keinginan saya saat masuk ke Jababeka adalah ingin ikut mengembangkan Kawasan Jababeka tahap 3. Kedua, tantangan besar, lebih baik gagal mengerjakan hal besar dari pada berhasil mengerjakan yang kecil. Ketiga, project ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi banyak orang dan negeri ini dalam meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Saya beruntung bisa mengikuti project CDP ini sejak awal, sejak masih tanah kosong dan pohon pisang. Saya ikut dari menghitung dan merencanakan bisnis plan, mendesain masterplan, membangun, mengoperasikan, mempublikasikan dan mengajak calon pelanggan untuk menggunakan fasilitas CDP yang telah dibangun.
It’s more than a project management !
CDP bukan hanya sekedar membangun infrastruktur pelabuhan tetapi membawa perubahan pola pikir dan aktifitas ekspor-impor. Para pihak yang terkait dengan kegiatan tersebut diajak untuk melakukan aktifitasnya di CDP, seperti perusahaan pelayaran, 3PL (third party logistics), forwarding, truk, eksportir-importir, dll. Selain itu, bea cukai dan karantina sebagai bagian dari pemerintah juga turut hadir di CDP.
Tantangan lainnya adalah, CDP merupakan pelabuhan daratan pertama di Indonesia. Tidak ada pembanding yang bisa dilakukan kecuali dengan sistem yang sudah ada. Tentunya cost & benefit menajadi pertimbangan utama dari pengguna jasa dan stakeholder untuk menggunakan CDP.
Saat ini, CDP sudah beroperasi sebagai pelabuhan dengan kode pelabuhan internasional, IDJBK. Bersama dengan jaringan internasional perusahaan pelayaran, CDP telah diakui sebagai bagian dari jalur perdagangan internasional.








